Home / Artikel / Permasalahan Hisab dan Rukyat di Indonesia

Permasalahan Hisab dan Rukyat di Indonesia

Hisab dan Rukyat adalah dua hal yang sangat penting bagi ummat Islam, sebab pelaksanaan ibadah dalam ajaran Islam banyak dikaitkan dengan hasil dari kedua hal tersebut. Paling tidak ada empat hal, yaitu :  Menentukan awal bulan Qamariyah, Menentukan jadwal shalat, Menentukan bayang dan arah kiblat, Menentukan kapan dan dimana terjadinya gerhana.

Dalam penentuan waktu shalat, arah kiblat dan gerhana, nampaknya di kalangan ummat Islam tidak ada lagi yang mempersoalkan tentang kebolehan penggunaan hasil perhitungan hisab. Namun dalam hal penentuan awal bulan qamariyah, terutama bulan qamariyah yang berkaitan dengan ibadah ( Ramadhan, Syawal dan Dzuhijjah ), ummat Islam sampai saat ini belum sepakat terhadap hasil perhitungan hisab. Satu pihak ada yang mengharuskan hanya dengan rukyat saja, dan pihak lainnya ada yang membolehkannya dengan hisab. Juga di antara golongan rukyat pun masih ada hal-hal yang diperselisihkan seperti halnya yang terdapat pada golongan hisab. Jadi permasalahannya tidak hanya perbedaan antara hisab dan rukyat saja, akan tetapi juga karena adanya perbedaan intern baik di kalangan hisab maupun rukyat.

Selengkapnya